widgeo.net

Kamis, 25 September 2014

Artikel

Antara Teknologi, Remaja dan Bangsa

Berbicara tentang perkembangan teknologi, maka tidak akan lepas dari gadget. Seperti yang kita ketahui, tertera jelas dalam Wikipedia bahwa teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Tetapi pada saat ini pengertian teknologi hampir dilupakan oleh pemakainya. Teknologi digunakan bukan hanya untuk kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia tetapi untuk kepuasan.

Senin, 01 September 2014

Jodoh Pasti Bertemu

 “Din, aku lolos SNMPTN! Aku diterima di UGM!!”
Aku cuma bisa menatap matanya lurus-lurus. Binar matanya memancarkan luapan kebahagiaan yang sekarang dia rasakan. Riki, sekarang resmi diterima di UGM. Universitas Gadjah Mada, di Jogja, dan aku di Jakarta. LDR… huh.
Aku diam saja saat Riki semangat bercerita tentang seluk beluk UGM, kelebihan UGM,  semua hal menarik tentang Jogja, dan betapa beruntungnya dia bisa masuk UGM. Bisa masuk Universitas negeri memang impian terbesar Riki sejak masih duduk di bangku SMA. Aku dan Riki sama-sama mendaftar masuk UGM, tapi aku gagal. Riki memang lebih pintar, dan bukan sebuah kejutan besar kalau dia bisa masuk UGM dan masuk dalam ‘10 besar nilai tertinggi’
***

Pantun

Menjual jamu di simpang palapa
Janganlah lupa diberi madu
Wahai kamu si manis rupa
Bolehkah kita saling merindu
           
                Wayang orang wayang golek
                Wayangnya main dalangnya siapa
                Duhai adik berparas molek
                Rindukan daku tidaklah mengapa

Kota Batam tanah melayu
Tanjung Pinang kota gurindam
Janganlah abang suka merayu
Adik tak tidur siang dan malam

                Pohon di hutan jangan ditebang
                Jika ditebang matilah kita
                Bila adik tinggalkan abang
                Runtuhlah dunia sekejap mata

Barisan Para Pahlawan

Tua, renta
Hanya tulang berbalut kulit
Sosok rapuh nan lemah
Saksi hidup yang tersisa
                Mereka bersusah payah
                Mengais kemerdekaan
                Melawan kejahanaman
                Demi tanah air tercinta
Keringat dan darah bercucuran
Bertaruh jiwa raga
Banggakah kita?
Merdekakah kita?
                Terima kasih kalian
                Barisan para pahlawan
                Rela sakit, rela mati
                Demi Indonesia merdeka